Menu Close

Cara Mengolah Sarang Burung Walet untuk Dikonsumsi

sarang burung walet

Sarang burung walet atau disebut juga edible Bird Nest merupakan sarang yang terbuat dari air liur burung walet. Sarang ini terkenal karena harganya yang mahal karena selain memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan, proses pengambilannya juga sulit karena biasanya terdapat di dalam tebing gua. 

Sarang burung walet bisa diolah menjadi sup hangat atau sebagai es yang enak disantap pada siang hari. Teksturnya lembut dan sedikit kenyal. Anda juga bisa mengolah sendiri sarang burung walet di rumah dengan cara berikut ini.

Bahan yang Dibutuhkan

  • Untuk membuat 2 porsi, Anda membutuhkan 1 buah sarang burung walet dengan berat sekitar 8-10 gram
  • 1 mangkuk air
  • Gula batu secukupnya sesuai dengan selera. Anda juga bisa menggantinya dengan madu organic
  • Bahan tambahan untuk meningkatkan manfaat, seperti:
  • kurma merah 4-5 buah
  • buah lengkeng kering 4-5 buah
  • ginseng 4-5 iris

Tips Mencuci Sarang Burung Walet

Untuk menghasilkan olahan sarang burung walet yang lezat dan manfaatnya tetap terjaga, diperlukan cara memasak yang tepat, termasuk membersihkan sarang burung walet dengan benar untuk menghilangkan kotoran yang ada di dalamnya. Pertama, masukkan sarang burung walet ke dalam mangkuk. Kemudian tuang air bersih ke dalam mangkuk sampai seluruh permukaan sarang burung walet terendam. Hal ini dilakukan agar sarang dapat menyerap air serta mengeluarkan semua kotoran yang ada. Jika menemukan bulu-bulu halus atau kotoran burung, buang dengan menggunakan gunting kecil atau pinset supaya tidak merusak permukaan sarang. Lakukan proses ini secara berulang sebanyak 3-4 kali hingga sarang burung walet benar-benar bersih. Setelah direndam, biarkan sarang burung walet selama tiga hingga delapan jam agar teksturnya berubah menjadi lebih lembut dan ukurannya melebar.

Cara Mengolah Sarang Burung Walet

Sarang burung walet harus diolah dengan panas tidak langsung, yaitu dengan cara direbus atau dikukus. Memasaknya di atas api langsung dengan suhu lebih dari 80° celcius akan membuat manfaat sarang burung walet menghilang.

Orang cina biasa menyebutnya double boiling, yaitu mangkuk berisi sarang burung walet diletakkan pada tatakan logam dalam panci berisi air. Kemudian tuang air sampai setengah mangkuk, nyalakan kompor, dan tunggu hingga airnya mendidih. Anda juga bisa mengolah sarang burung walet dengan cara yang sama, langkah-langkahnya antara lain:

  • Masukkan sarang burung walet ke dalam mangkuk, 100 ml air, dan bahan tambahan lainnya (kurma merah, buah lengkeng kering, dan ginseng), kemudian tutup
  • Letakkan mangkuk ke dalam panci yang berisi air. Pastikan setengah mangkuk terendam air
  • Tutup panci, lalu nyalakan kompor dan biarkan panci mendidih selama 15 menit
  • Setelah itu, angkat mangkuk dan tambahkan gula batu atau madu organik sesuai selera untuk menambahkan rasa manis
  • Anda bisa menikmatinya sebagai sup panas atau dinginkan dulu di kulkas untuk disantap secara segar

Aturan Konsumsi Sarang Burung Walet

Sarang burung walet sebaiknya dikonsumsi pada pagi hari saat perut masih kosong dan belum mendapatkan asupan makanan. Selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi olahan sarang burung walet sebelum tidur. Sekitar 1 jam setelah tidur, konsentrasi hormon dalam tubuh akan meningkat, sehingga nutrisi sarang burung walet akan menyerap ke dalam tubuh secara lebih optimal. Oleh karena itu, Anda bisa menyiapkan sarang burung walet selama 8 jam pada malam hari untuk diolah dan dikonsumsi pada pagi hari. 

Agar dapat mengonsumsi sarang burung walet yang lebih praktis setiap harinya, Anda bisa membeli Realfood Bird Nest Daily Drink, yaitu sarang burung walet yang telah diekstrak dan dikemas menjadi minuman. 

Konsumsi sarang burung walet secara rutin bermanfaat untuk menjaga sistem kekebalan tubuh, merawat kesehatan kulit, dan memenuhi kebutuhan nutrisi harian tubuh. Ekstrak sarang burung walet dalam Realfood Bird’s Nest Daily Drink bisa Anda jadikan alternatif minuman ringan sehat pengganti soda atau minuman dengan pemanis buatan lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *