Menu Close

Inilah Perkembangan Janin 31 Minggu, Sudah Sebesar Apa?

Inilah Perkembangan Janin 31 Minggu, Sudah Sebesar Apa?

Selama kehamilan memasuki usia tujuh bulan, maka janin akan mengalami berbagai perkembangan, baik dalam pekan ke-29 sampai minggu ke-32. Sebagai informasi, dari minggu ke-29 sampai ke-32, umumnya perubahan itu terletak pada berat tubuh dan panjang. Selain itu, pada otak dan tulang juga mengalami perkembangan. Praktis, perubahan tiap pekan berbeda-beda. Misalnya, perkembangan janin 31 minggu berat badan sekitar 1,5 kg. Sementara pekan ke-32 beratnya sekitar 1,7 kg.

Perkembangan janin 31 minggu juga terjadi pada ukuran panjangnya. Dalam fase ini, biasanya jabang bayi punya panjang tubuh sekitar 41 cm. Jika dibandingkan dengan pekan sebelumnya, maka janin dapat dikatakan lebih panjang 1 cm karena pada minggu ke-30 panjang si buah hati mencapai 40 cm.

Dalam perkembangan janin 31 minggu, kepala si buah hati juga sudah lebih ideal lantaran ukurannya telah menyesuaikan dengan tubuh. Di samping itu, sumsum tulang juga telah memproduksi sel darah merah. Lebih lanjut, pada minggu ke-31, janin juga sudah lebih stabil geraknya dan otak serta indra perasa telah cukup matang.

Lantas, apa saja perubahan yang terjadi setelah masa perkembangan janin 31 minggu dilewati? Nah pada minggu ke-32, berbagai sumber perihal kehamilan menjelaskan kalau ukuran panjang janin telah berubah. Jika pada pekan ke-31 panjangnya sekitar 41 cm, maka minggu ke-32 diperkirakan memiliki panjang 42,5 cm. 

Untuk berat badannya sendiri juga sudah berkembang sebagaimana dicontohkan di awal tulisan ini. Selain itu, perkembangan janin fase pekan ke-32 juga meliput bagian tubuhnya. Pasalnya, saat janin 32 minggu rambut kepala, bulu mata, dan alis tumbuhnya sudah menyesuaikan dengan perkembangan si jabang bayi. Di sisi lain, rambut halus di tubuh janin juga sudah mulai menipis. 

Setelah perkembangan janin 31 minggu dilewati, ibu hamil kemungkinan juga bakal lebih sedikit merasakan gerak janin. Pasalnya, oleh beberapa sumber dikatakan pada minggu ke-32 durasi tidur janin juga semakin bertambah antara 10 sampai 40 menit daripada pekan sebelumnya. Oleh sebab itu, jika ibu hamil merasa janin lebih sedikit bergerak pada minggu ke-32, maka hal itu tak perlu dikhawatirkan. 

Namun demikian, perkembangan si jabang bayi tidak berhenti sampai di situ. Sebabnya, janin yang memasuki pekan ke-32, posisi kepalanya sudah mulai berpindah ke bawah. Kendati demikian, jika perkembangan itu belum terjadi, maka ibu hamil juga disarankan tidak khawatir karena dalam fase ini posisi janin sejatinya dapat berubah sewaktu-waktu. 

Adapun perkembangan lain setelah minggu ke-31 adalah kondisi si jabang bayi yang sudah bisa menelan, mengisap, dan bernapas. Perkembangan selanjutnya ialah bahwa janin minggu ke-32 sudah bisa pula melakukan gerakan seperti menendang atau memukul, selain dari sistem pencernaan yang jauh lebih baik berkembangnya daripada pekan sebelumnya. 

Demikianlah perubahan yang terjadi usai perkembangan janin 31 minggu. Tentu kita telah mengetahui adanya beberapa hal perbedaan yang dialami si jabang bayi pada pekan ke-31 dan minggu ke-32. Pada intinya, perubahan yang dialami oleh janin ialah lebih maju daripada minggu sebelumnya. 

Namun demikian, masih ada yang perlu diperhatikan oleh ibu hamil saat kandungan memasuki pekan ke-32. Untuk menjaga kesehatan, selama pekan ini diharapkan agar ibu hamil menjaga asupan air mineral dan makanan yang kaya karbohidrat dan protein. Makanan ini tak harus makanan berat karena bisa juga makanan ringan. 

Akhir kata, itulah yang terjadi setelah perkembangan janin 31 minggu. Semoga artikel ringkas ini bisa berguna bagi pembaca. Namun, agar informasi yang anda dapatkan lebih jelas, maka amat disarankan untuk konsultasi langsung dengan dokter kandungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *