Menu Close

Memahami Prosedur Tes PCR Swab untuk Deteksi Covid-19

Prosedur tes PCR swab berbeda dengan rapid test antigen. Rapid test antigen mungkin lebih umum dilakukan, namun akurasinya tidak sebanding dengan tes PCR. Ada beberapa perbedaan prosedur kedua jenis tes ini, meskipun keduanya sama-sama dilakukan dengan pengambilan sampel melalui cara swab atau teknik usap.

Supaya tidak bingung ketika menjalani tes nantinya, Anda perlu mengetahui lebih dulu dari sekarang seperti apa prosedur yang akan dilalui ketika menjalani tes PCR. Dengan begitu, Anda juga bisa mempersiapkan diri menghadapi tes tersebut. 

Rangkaian prosedur tes PCR swab

Saat melakukan tes PCR, Anda akan melalui beberapa urutan prosedur. Prosedur itu cukup singkat dan tidak terlalu kompleks. Berikut ini urutan yang akan Anda lalui:

  • Pengambilan sampel

Sama seperti rapid test antigen, tes PCR akan melibatkan pengambilan sampel dengan metode swab atau mengusap. Bedanya, sampel bukan hanya diambil melalui hidung, tetapi juga tenggorokan atau mulut Anda. 

Petugas medis akan menggunakan alat khusus untuk mengambil sampel. Alat itu menyerupai cotton bud, namun memiliki gagang yang lebih panjang. 

Hasil sampel yang diambil kemudian akan dimasukkan ke dalam tabung khusus untuk selanjutnya diuji di laboratorium. 

  • Pengujian laboratorium

Selanjutnya, hasil sampel dari tes PCR swab Anda akan diuji oleh tenaga medis di laboratorium. Pengujian dilakukan dengan mengisolasi materi genetik dari sampel. Kemudian, digunakan bahan kimia dan enzim khusus pada mesin PCR yang disebut thermal cycler.

Durasi pengujian ini berbeda-beda di setiap laboratorium, tergantung kapasitasnya. Ada yang memerlukan waktu selama satu hari tapi ada juga yang membutuhkan waktu sampai dengan satu minggu. 

Biasanya, untuk mendapatkan hasil yang lebih cepat, biaya yang perlu dikeluarkan pun juga akan lebih tinggi. 

Mempelajari hasil tes PCR

Hanya ada dua kemungkinan hasil dari pemeriksaa PCR swab, yaitu hasil positif atau negatif. Hasil tersebut akan dituliskan secara jelas pada laporan hasil pemeriksaan yang dikeluarkan oleh laboratorium. 

  • Jika hasil tes positif

Hasil positif menandakan bahwa Anda kemungkinan besar terinfeksi virus corona. Bisa saja, hasil tetap menunjukkan positif meskipun Anda tidak merasakan gejala apapun. 

Langkah pertama yang perlu dilakukan setelah dinyatakan positif adalah melakukan isolasi mandiri. Anda bisa mengisolasi diri di rumah dengan membatasi interaksi bahkan dengan sesama penghuni rumah sekalipun, guna menghindari penyebaran virus ke orang lain. 

Pantau terus kondisi Anda selama melakukan isolasi mandiri. Setelah kurang lebih dua minggu, Anda bisa kembali melakukan tes untuk mengetahui apakah Anda sudah pulih dari virus atau belum. 

  • Jika hasil tes negatif

Hasil tes PCR swab yang negatif mengindikasikan bahwa Anda tidak terinfeksi oleh virus Covid-19 ketika tes tersebut dilakukan. Namun, bisa saja Anda sebenarnya terinfeksi, hanya saja keberadaan virus tidak terdeteksi oleh pengujian laboratorium.

Ini bisa terjadi apabila saat menjalani tes, Anda masih berada pada tahap infeksi yang sangat awal. Atau, bisa saja Anda baru terinfeksi setelah tes tersebut dijalankan. 

Tapi, apabila Anda merasa sehat dan hasil menunjukkan negatif, maka Anda tidak perlu khawatir. Tetap waspada dengan menggunakan masker dan rajin mencuci tangan ketika beraktivitas dan berinteraksi dengan orang lain.

Tes PCR swab saat ini sudah bisa dilakukan di berbagai fasilitas kesehatan, baik itu rumah sakit, klinik, maupun puskesmas. Anda bisa mencari tempat pelayanan tes terdekat dengan lokasi Anda untuk mendeteksi apakah Anda terinfeksi virus corona atua tidak. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *