Menu Close

Mengenal Manfaat, Dosis dan Penggunaan Betadine Antiseptik

betadine antiseptik

Semua orang pasti pernah jatuh dan luka berdarah. Salah satu penanganan tercepat yang biasa dilakukan adalah memberikan betadine antiseptik. Ya, siapa yang tidak kenal dengan betadine, obat antiseptik ini mempunyai manfaat untuk mencegah pertumbuhan dan membunuh kuman penyakit yang menyebabkan infeksi pada kulit karena tergores atau terjatuh.

Obat luka betadine bisa kamu temui dalam berbagai jenis mulai dari cair, salep, dan bahkan stik. Namun, apakah kamu pernah menyadari bahwa penggunaan obat luar tersebut harus memperhatikan dosis yang telah ditentukan? Nah, untuk menjawab semua pertanyaan kamu mari kita simak ringkasan lengkap berikut ini!

Manfaat Betadine obat luka

Betadine mengandung bahan aktif povidone iodine sebagai komposisi utama. Hal tersebut membuat obat ini bekerja dengan mencegah pertumbuhan dan sekaligus membunuh bakteri penyebab infeksi. Sebagai obat luar, betadine bisa menjadi obat pertolongan pertama ketika mengalami luka. Obat ini juga bisa digunakan untuk membersihkan bagian atau area tertentu sebelum dilakukan operasi.

Dosis dan cara penggunaan

Betadine antiseptik mempunyai aturan terkait dosis dan penggunaan. Tujuannya adalah untuk memastikan obat ini digunakan dengan tepat. Berikut ini saran dosis dan penggunaan obat,

Dosis dalam menggunakan obat

Pada dasarnya dosis pada obat ini cukup mudah untuk diikuti. Betadine bisa digunakan oleh orang dewasa dan anak-anak di atas 2 tahun. Obat ini bisa digunakan 1-3 kali sehari dengan cara mengaplikasikannya pada bagian tubuh yang luka.

Cara penggunaan obat

Menggunakan obat ini pun bisa dilakukan dengan mudah dan kamu tidak akan mengalami kesulitan yang berarti. 

Pertama, pastikan kamu mengikuti syarat dan ketentuan yang ada pada bungkus atau aturan pemakaian.

Kedua cuci bersih bagian luka dengan air mengalir yang bersih untuk membasuh bagian luka yang tertutup debu, tanah atau penghalang lain.

Ketiga pastikan kamu mengoleskan di bagian yang mengalami luka saja. Jangan mengoleskan pada area mata, sekitar mata dan bagian yang tidak mengalami luka.

Terakhir pastikan obat ini diletakkan pada kotak Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) yang jauh dari sinar matahari, makanan atau jangkauan anak-anak.

Hal yang perlu diperhatikan sebelum memberikan betadine pada luka

Betadine merupakan obat luar, artinya hanya bisa digunakan untuk mengobati luka pada kulit dan tidak untuk diminum. Maka, perhatikan penggunaan obat tersebut di bawah ini,

Setelah kamu membasuh bagian yang luka dengan air bersih mengalir, pastikan kamu mengeringkan bagian yang terluka dengan tisu bersih. Keringkan juga tanganmu yang sudah dicuci bersih. 

Oleskan obat menggunakan kapas atau cotton bud yang steril dan kering. Hal ini untuk menjaga agar luka tidak terkena kontaminasi kuman. 

Efek samping menggunakan betadine antiseptik pada luka

Setiap obat pasti mempunyai efek samping saat digunakan, apalagi jika penggunaan dilakukan berulang. Obat ini pun mempunyai efek samping di antaranya seperti,

  • Ruam di permukaan kulit.
  • Kulit akan terasa sedikit panas.
  • Timbul rasa gatal.
  • Terjadinya edema atau pembengkakan dan iritasi lokal.

Menggunakan obat luka pada dasarnya penting dilakukan sebagai pengobatan pertama. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya iritasi, namun dalam penggunaannya kamu perlu memperhatikan ketentuan yang sudah dianjurkan. 

Beberapa orang mungkin akan mengalami efek samping di atas. Hal ini wajar karena kondisi tubuh setiap orang berbeda-beda. Apabila kamu mengalami keluhan setelah menggunakan obat ini dalam waktu tertentu, pastikan untuk mengunjungi dokter ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *